How to unlock Celery Salt Foursquare Badge. seperti yang kita ketahui badge ini masih sodara kandung dari badge Chicago Blues yang cara unlocknya sudah saya tulis diartikel sebelumnya. Nah cara ...Read more

Rahasia sukses double Manchester United

Musim 2007/2008 telah berakhir dengan sangat manis untuk Manchester United (MU) dan seluruh fans-nya dengan double juara Premiership dan European Champion Leagues. Glory Glory Manchester United.. Champione Champione.. dan berbagai puja puji pun berkumandang dari semua belahan dunia untuk kesuksesan skuad besutan Sir Alex Ferguson ini.

Banyak yang mengatakan bahwa kemenangan Manchester United adalah kemenangan sepakbola menyerang. Mungkin benar ketika membicarakan Premiership, MU trengginas dengan mencetak 80 gol dan hanya kemasukan 22 gol, bahkan di kandang Old Trafford, catatan MU lebih menyeramkan dengan mencetak 47 gol dan hanya kemasukan 7 gol selama musim 2007/08.

Berbeda di Champions League, MU hanya mencetak 13 gol dan kemasukan 4 gol (margin 9 gol) dimana catatan ini kalah dari Arsenal (margin 10 gol) dan Liverpool (margin 13 gol) jadi kita tidak berhak mengklaim memainkan sepakbola menyerang di tingkat Eropa terutama setelah pertandingan semifinal melawan Barcelona dan AS Roma walaupun hal ini bisa dimengerti sebagai bagian dari strategi demi kemenangan.

Bukan.. saya sama sekali bukan sedang mengkritik Manchester United yang menerapkan permainan negatif , bagaimanapun kita harus angkat topi untuk sebuah tim yang biasa memainkan sepakbola menyerang mampu menerapkan strategi bertahan dengan disiplin dan determinasi tinggi. Tetapi sebuah pertanyaan sering menggelitik di benak saya, apakah benar MU tidak bisa menang dengan sepakbola menyerang ketika menghadapi tim besar Eropa seperti Barcelona ? Apakah mungkin pengalaman kurang menyenangkan Fergie di Eropa yang akhirnya menyebabkan dia mengambil strategi seperti itu ? Kemenangan tentu adalah yang terpenting seperti kata Scolari tetapi bukankah lebih baik kalau kemenangan itu diraih dengan permainan yang indah ? Well.. pada akhirnya saya tidak membiarkan hal hal kecil mengganggu kesenangan saya dalam menikmati sepakbola Manchester United terutama kebahagiaan ketika meraih sukses musim ini.

Faktor kesuksesan lain yang tidak boleh dilupakan adalah keputusan Fergie membeli 4 orang pemain baru dengan status bintang di pre-season padahal United baru saja memenangkan titel juara Liga musim sebelumnya. Owen Hargreaves, yang sudah diincar lebih dari setahun, didatangkan dari Bayern Munich, Nani, dengan kemampuan yang mirip dengan Cristiano Ronaldo, didatangkan dari Sporting Lisbon, Anderson, disebut-sebut sebagai “The Next Ronaldinho”, didatangkan dari FC Porto, dan terakhir Carlos Tevez, pemain penyelamat West Ham dari jurang degradasi, juga didatangkan walaupun melewati proses panjang dan melelahkan. Keempat pemain baru ini terbukti memegang peran penting dalam kesuksesan kita musim ini, siapa yang bisa lupa dengan free kick goal Owen Hargreaves ke gawang Arsenal yang dikawal Jens Lehmann atau gol jarak jauh Nani ke gawang Spurs, atau aksi Anderson head-to-head dengan Steven Gerrard, dan berbagai gol penting Tevez yang menyelamatkan kita dari situasi genting.

Lalu Cristiano Ronaldo.. siapa yang menyangka permainannya akan jauh lebih cemerlang dibandingkan musim lalu, pencapaiannya sebagai top skorer dengan total 42 gol sangat impresif bahkan semakin lebih kalau mengingat posisinya bukan penyerang depan melainkan pemain sayap. Catatan gol tersebut menjadikannya sebagai pemain sayap pertama yang memenangkan sepatu emas Eropa (European Golden Shoe). Ronaldo bersama United di musim ini juga menjadi momok paling menakutkan bagi para pemain bertahan baik di EPL maupun Eropa.

Selain itu, walaupun sedikit terkesan mistis, tetapi peran sejarah The Busby Babes bisa jadi ikut berperan dalam kesuksesan United di musim 2007/08. Seperti yang kita tahu, tahun 2008 adalah resmi 50 tahun tragedy kecelakaan pesawat terbang di landasan pesawat Munich yang menewaskan 8 pemain seperti Duncan Edwards dan kapten Roger Bryne, juga melukai banyak lainnya. Selain kenangan 50 tahun tragedi tersebut, tahun 2008 juga mengenang 40 tahun ketika Manchester United mendapatkan piala Champion Leagues pertama mereka di tahun 1968. Silahkan bagi anda untuk percaya atau tidak.

Pada akhirnya, musim 2007/08 dan segala kejayaannya sudah berlalu. Musim 2008/09 akan segera dimulai. Mari kita berharap agar Manchester United akan kembali mengulangi kisah manis di musim lalu dan kalau bisa, melakukan yang lebih manis lagi. Glory Glory Manchester United. (Dann496@IndoManUtd.org)

Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo! reddit

  1. fahmi
    January 29th, 2009 - 12:16

    Tambah satu lagi, karena di restui oleh yang Maha Kuasa….

    • Eclipse
      January 29th, 2009 - 21:50

      Halah…itu mah kudu-mesti-harus…. selain usaha 🙂

Leave a Reply