How to unlock Celery Salt Foursquare Badge. seperti yang kita ketahui badge ini masih sodara kandung dari badge Chicago Blues yang cara unlocknya sudah saya tulis diartikel sebelumnya. Nah cara ...Read more

Dunia perfilman Indonesia, silahkan mati suri lagi!

Kenapa judul artikel kali ini kok terlihat rock n roll banget sih, kok kayak nyumpahin perfilman Indonesia supaya mati suri lagi? Sebelum saya mulai, silahkan baca terlebih dahulu sinopsis Film terbaru yang di produksi oleh K2K Production di bawah ini. Tulisan ini awalnya terinsiprasi dari diskusi teman – teman di KG yang sangat seru ketika membahas film sampah dengan rate kancut bintang 7 ini… hahahaha. Yuk ah, silahkan teman – teman nikmati saja sinopsi ancur di bawah ini.

Hantu Binal Jembatan Semanggi :nohope

Hantu Binal Jembatan Semanggi

Hantu Binal Jembatan Semanggi

Rico & Ricky adalah kembar identik. Sejak kecil mereka dipisahkan. Rico mempunyai indra ke enam, kemampuannya dapat berkomunikasi dengan alam gaib, yang membuat dia dimasa mudanya semakin hari semakin stress. Sedangkan Ricky di pasung di ruangan bawah tanah karena sejak umur 5 tahun dia sudah gila!!!! Padahal Ricky sudah sempat sembuh, namun sejak 2 tahun lalu dia kambuh lagi. Bahkan semakin Parah! Sehingga harus di pasung. Sampai akhirnya Rico kecelakaan di jembatan semanggi ketika dia sedang mengendarai mobilnya sambil mabuk-mabukan.

Rico shock! Karena dia harus kehilangan kedua matanya & sejak saat itu dia merasa kehilangan ingatannya. Akhirnya Rico mendapat cangkok mata dari Cherise (yang baru saja meninggal di Jembatan semanggi juga). Namun itu tidak membuat Rico bahagia kareana sejak saat itu pun dia mulai merasakan bahwa dirinya semakin aneh dan kondisinya semakin terpuruk. Arwah Cherise tidak terima dengan kematiannya dan menuntut balas. Melalui Rico, Cherise melampiaskan dendamnya. Dengan seiringnya pembalasan dendam itu, ternyata Jenglot dan Kuntilanak penunggu Jembatan Semanggi, tempat dimana Rico kecelakaan menuntut sesuatu. Jenglot itupun meneror meminta darah perawan 17 tahun yang lahirnya di malam jumat kliwon dengan tanggal lahir 7 Juli. ( ribet euy permintaannya )

Apakah ada sangkut pautnya segala kejadian itu dengan identiknya kembaran si Rico ataukah karena dendam Jenglot? Akankah Cherise juga membalaskan dendamnya? Apakah ingatannya pulih ataukah Rico akan meninggal??Konflik akan bermunculan ketika Rico sudah mencangkok matanya. Semua konflik di kemas dalam satu jalan cerita ‘horor’ yang menegangkan dan belum pernah terjadi di Indonesia…. Diangkat dari kisah nyata. :buu

Director : Gunung
Script : Melonys
Cast : Five Vi, Okie Agustina, Idea Fasha, Wiky Husein, Cynthiara Alona

Sudah dibaca kan, jadi wajar dunk kalau saya bilang dari pada film beginian diproduksi melulu, lebih baik perfilman Indonesia mati suri aja, bukan gak cinta produk dalam negeri ya, tapi produk dalam negeri nya sendiri yang tidak mau dicintai. :wek

Holly shit ball!

Holly shit ball!

Di bawah ini adalah komentar – komentar dari teman – teman di Kafegaul.

” Begh ada posternya juga…. WHAT THE FUCK ? KISAH NYATA MY ASS “!!!

” Parah bangat sih bikin judul ”

” Buset kemarin jalan blora sekarang jembatan semanggi, nanti apa lagi ”

” Sinopsisnya amburadul banget. keknya ga lulus kursus merangkai kata ya ? (disadur dari lagu jamrud) ”

” Setelah stempel “Asli 100% Mesir”, sekarang stempel “kisah nyata”. Berikutnya apalagi? ”

” Bukan kah dari dulu film2 seperti ini genrenya komedi?? ” Komedi juga gak lucu bro

” Pembuat film nya emang harus gabung ke KG, biar dia tau komentar rakyat.
Kita bosen liat film horor/komedi gak mutu n porno tanggung!! ” Ini gw bantu sebarin lagi, biar pada tahu..

” Setelah bangkit dari mati suri film indonesia makin ke sini makin ngak jelas dan rendah banget mutunya ” Makanya gw tulis dijudul di atas bro…

” Film Indonesia yang bagus dan layak di tonton dikit banget ya selalu aja film hantu di tambah pemain yang seksi2 isi ceritanya sampah ” Yang bikin dan yang nonton juga sampah bro

” Jembatan semanggi mah kagak ada hantu, adanya polisi ama tukang tambel ban kurang ajar ”

” Yg PALING bikin males adalah “diangkat dari kisah nyata ” Ntah kisah nyata siapa itu, jangan – jangan kisah nyata penulis atau produsenya

” Gw dah prediksi sejak Jalan Blora di kuasai pocong.. penghuni aslinya pasti bakal migrasi. Prediksi gw tadinya rumah kosong, hutan angker, sama alat2 transportasi, ga taunya yang kepilih Jembatan.. ” Salah ya bro, prediksinya, harus lebih giat bertapa lagi bro… hahahaha

” Itu napa jenglot ma kunti ikut2an minta2 ma Rico ” di sahutin oleh member lainnyakarena mereka tipe – tipe hantu oportunis ” huahauahuaa….

” Btw, kok ada jenglot segala ya??? Bukannya jenglot asalnya bukan dari Jakarta??? “ Silahkan lihat jawaban di atas bro…

Eh hampir kelupaan bro, itu di posternya ada tulisan ” Kuntilanak diperkosa Jenglot “ Matik dah, ancur banget…

Selamat datang lagi kehancuran perfilman Indonesia. Mungkin emang lebih baik begitu dari pada hidup tapi lebih banyak menyajikan sampah kepada masyarakat Indonesia. Sebaiknya film – film seperti ini diekport aja ke malaysia, jadi tidak usah dinikmati oleh masyarakat kita. Hahaha :nari * Evil Wish* :nyempil

Contoh film di atas hanyalah satu dari sekian banyak film – film yang beredar dipasaran Indonesia.

Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo! reddit

  1. dinoyudha
    September 15th, 2009 - 21:30

    Tanya dong mas, isi UU perfilman yang jadi kontroversi apa sih? Kok insan perfilman begitu ngototnya, padahal kualitas film indonesia masih kayak gitu… saya suka film2 indonesia sekelas Laskar Pelangi, dan sejenisnya.

    • Planet Orange
      September 15th, 2009 - 21:33

      Kl gak salah inget, salah satunya adalah yang mengharuskan produser membuat 100 copy lebih dari film tersebut, dan kl gak salah inget juga harga duplicate persatuannya adalah 11 jt, 11 jt X 100 = 1.100.000.000 serem kan bro…

      • dinoyudha
        September 18th, 2009 - 09:37

        wah, ini mah aturanyang mengada-ada deh…

  2. dinoyudha
    September 15th, 2009 - 21:32

    Majulah insan perfilman, jangan mau mati suri…

  3. Metropolis
    September 16th, 2009 - 20:43

    Perfilman kita, film semi mesum… habis kejayaan film semi mesum film hantu… lalu film apa lagi….

    • Planet Orange
      September 16th, 2009 - 22:29

      Mudah2an film yang bermutu setelah itu bro…..

  4. Deka
    September 17th, 2009 - 02:01

    Dari dulu saya kurang suka dengan film bergenre Horor bukan gak seneng dengan jalan cerita, actor,dsbnya.Tapi film seperti ini kadang meracuni konsep alam gaib yang sebenarnya dengan memutar balikkan kebenaran sejati yang telah di jelaskan berabad-abad yang lalu.

    • Planet Orange
      September 17th, 2009 - 02:03

      Seperti apa sih bro konsep alam gaib yang bro tahu? bisa tulung beri pencerahan :hail

  5. Deka
    September 17th, 2009 - 02:13

    O ya sekedar nambahin. Saya sangat setuju sebaiknya perfilman indonesia mati suri aja sekalian dari pada setiap hari disuguhi film-film horor tapi bukannya takut malah naik syahwat (ex: paku kutilanak review dari yang udan nonton), komedi malah gak jelas lucunya dimana dan lebih ditujukan untuk tema SE*S (ex: Asoy Geboy review dari forum), film bioskop bersambung (ha…ha… sinetron kali bersambung ex: KCB) minimal ada ending seperti film-film luar trilogi, dsbnya. banyak banget kalo mau di jelasin satu-satu. Makanya sampai hari ini saya sangat jarang sekali mengoleksi film-film indonesia. Lain kali coba bikin film action apa dengan teknologi, kalo gini terus kapan majunya. hu….

  6. iskandaria
    September 28th, 2009 - 14:15

    Film hantu begituan mah udah kurang laku kayaknya. Mendingan nonton film cinta atau komedi 😀

  7. rizal
    September 29th, 2009 - 15:23

    Iya – iya bro… kalau kira – kira nggak becus bikin ide cerita untuk film, mbok ya tinggal tunggu munculnya buku – buku Best Seller aja deh..
    Nyontek aja dari sana cerita nya… beres !!!

    • Planet Orange
      September 29th, 2009 - 15:48

      Betul bro… udah idenya kagak becus, yang garap juga gak bener…kompak deh :nohope

  8. michi
    November 19th, 2009 - 15:48

    film2 kaya gini nih yang bikin nambah bobrok mental bangsa…makin kesini makin kebaca aja..kalo pemain filmnya ga mutu, pasti pembuat film dan isi filmnya lebih ga mutu bgt…ancuuuur…dan, indikator film indonesia ga mutu adalah lihat saja dr poster dan genrenya…kalo keliatan gambar di posternya murahan dan ga nyeni…that’s it…
    ko film2 kaya gini malah makin marak dibuat plus dilolosin sensor aja gitu dg mudah sama LSF?????perlu dipertanyakan….

Leave a Reply